Perbedaan QR Code dan Barcode
Keduanya kode yang dipindai, tetapi bekerja berbeda. Barcode menyimpan data dalam garis (1D); QR code dalam pola kotak (2D) dengan kapasitas jauh lebih besar.
Terakhir diperbarui: 1 Agustus 2026 · scan-barcode.id
Tabel perbandingan
| Aspek | Barcode (1D) | QR Code (2D) |
|---|---|---|
| Bentuk | Garis vertikal | Pola kotak |
| Kapasitas data | ~20–30 karakter | Ribuan karakter |
| Arah baca | Horizontal | Segala arah |
| Koreksi error | Terbatas (check digit) | Ada (bisa terbaca meski sebagian rusak) |
| Contoh isi | Nomor produk (GTIN) | URL, teks, WiFi, QRIS |
| Penggunaan | Kasir, kemasan, logistik | Pembayaran, promosi, tautan |
Kapan memakai yang mana?
- Barcode ideal untuk identifikasi produk ritel dan proses kasir yang butuh baca cepat satu nomor.
- QR code ideal saat perlu menyimpan banyak data atau tautan — mis. pembayaran QRIS, menu, atau promosi.
Keduanya bisa dibaca oleh scanner kami dan dibuat lewat
generator.
Ingin lebih detail?
Pelajari jenis-jenis barcode 1D & 2D untuk memahami format seperti EAN-13, Code 128, Data Matrix, dan PDF417.